livescore
Berita Bola

Yoo Jae Hoon Ambil Lisensi Kepelatihan Di Korea Selatan



Yoo akan mengambil lisensi C AFC di Korea Selatan dan masih menyimpan hasrat untuk kembali mengajukan proses WNI-nya.

Mantan penjaga gawang Persipura Jayapura asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon, mengaku akan mengambil lisensi C AFC pada Desember mendatang di Ulsan, Korea Selatan. 

Keikutsertaan Yoo ini merupakan langkah awal dari cita-citanya yang ingin membuat sekolah khusus penjaga gawang di Indonesia. Bergabungnya Yoo dalam kursus kepelatihan lisensi C AFC memunculkan spekulasi kalau eks kiper Borneo FC ini akan pensiun. Namun hal itu disanggah Yoo, kalau ia sebetulnya belum menyatakan pensiun dan keikutsertaannya dalam kursus kepelatihan hanya ingin mengisi kekosongan waktu saja.

“Saya akan ambil lisensi C AFC di Korea Selatan nanti pada tanggal 11 Desember selama dua minggu dan nanti tanggal 31 Desember saya akan pulang lagi ke Bali dengan lisensi kepelatihan saya. Dengan itu, saya sudah bisa menjadi pelatih kiper,” ujar Yoo, kepada Goal Indonesia.

“Namun jangan pikir saya sudah mau pensiun, kalau bisa main bola lagi, saya ingin main bola. Lisensi ini adalah sesuatu yang bisa saya gunakan jika suatu hari nanti saya total berhenti main sepakbola dan saya sudah punya persyaratannya. Sekarang mumpung ada waktu kosong, saya ambil kesempatan ini untuk ambil lisensi,” ujar Yoo, menambahkan. 

Sebelum ini, Yoo ramai diberitakan menjadi salah satu pemain yang mengajukan proses pewarganegaraan bersama Fabiano Beltrame, Otavio Dutra, Marc Klok, dan beberapa pesepakbola asing lainnya. Lama tak terdengar kabar tentang proses pengajuan Warga Negara Indonesia (WNI)-nya, Yoo mengaku kalau ia kini akan mengajukan kembali proses pewarganegaraannya kepada Menteri Pemuda Olahraga Republik Indonesia yang baru, Zainudin Amali.

Eks kiper Barito Putera itu mengatakan, ia tak akan menyerah untuk mendapatkan status WNI meskipun suatu hari nanti sudah tak aktif bermain lagi. Dia memiliki alasan tersendiri mengapa keinginannya begitu kuat untuk menjadi WNI.

“Tentang proses naturalisasi, kini sedang berhenti. Dengan menpora yang sudah baru ini, jadi kalau ingin proses jadi WNI harus mulai dari nol lagi. Akan tetapi keinginan saya tetap, mau itu pensiun atau main bola lagi, tetap ingin jadi WNI hanya saja sekarang tergantung dari siapa yang ingin jadi sponsor saya. Maka dari itu kalau ada tim serius untuk bantu proses WNI, saya siap baik itu nantinya sebagai pemain atau pelatih,” kata Yoo.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Dari awal saya berharap jadi WNI karena alasan utamanya mau membantu membangun sepakbola Indonesia khususnya di usia dini. Maka dari itu, walaupun saya misalnya berhenti total bermain sepakbola, saya masih ingin jadi WNI,” jelas mantan kiper Bali United itu.

Selama sembilan musim berkarier di Indonesia, Yoo menghabiskan kariernya selama enam musim di Persipura. Pada 2015, ia sempat pindah ke Bali United dan menjadi kapten pertama Serdadu Tridatu di ajang resmi sampai akhirnya kembali pindah ke Persipura pada 2016.

Yoo yang terakhir membela Barito Putera ini pun bisa dibilang pemain asing tersukses di Indonesia. Kiper yang telah beberapa kali mencicipi ajang Liga Champions Asia ini telah mengoleksi tiga gelar juara bergengsi yakni dua gelar juara Liga Super Indonesia dan satu gelar juara ISC A 2016.

Most Popular

To Top