livescore
Berita Bola

Widodo Cahyono Putro Minta Tambahan Bek Muda



Widodo tidak ingin Sriwijaya FC mengalami krisis pemain belakang bila Basna dan Zalnando membela timnas U-22.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   


Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro berniat meminta tambahan pemain muda untuk mengisi sektor belakang sebagai antisipasi bila Rudolof Yanto Basna dan Zalnando harus memperkuat timnas Indonesia U-22.

Basna dan Zalnando sebelumnya sudah mengikuti seleksi timnas U-22 beberapa waktu lalu. Kendati belum pasti dipanggil memperkuat tim besutan Luis Milla, Widodo merasa perlu melakukan antisipasi.

SIMAK JUGA: Hasil MRI Tentukan Nasib Duo Bek Sriwijaya FC

“Sebagai antisipasi dipanggilnya Yanto Basna dan Zalnaldo ke timnas, kami juga masih butuh tambahan pemain lokal di posisi stopper, meski opsi pemain U-23 sudah ada,” ujar Widodo disela-sela seleksi pemain untuk timnas U-16 di lapangan luar Kompleks Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Widodo juga mengaku masih menyimpan kekecewaan kepada Fachruddin Aryanto yang hengkang ke Madura United FC. Widodo menilai Fachruddin sebagai pemain plin-plan dan tidak berperilaku baik.

SIMAK JUGA: Raphael Maitimo Masuk Radar SFC

“Kami sebenarnya enggak apa-apa jika dia memang ingin pindah klub. Tapi kenapa enggak diungkapkan jauh hari, malah mepet dengan tenggat waktu penutupan kayak kemarin. Perlakuan itu yang masih belum bisa saya terima saat ini, karena dia sudah tidak jujur dan tidak gentle,” tutur Widodo.

Sementara itu, Widodo mengaku senang dengan potensi pesepakbola muda di Gresik. Widodo diminta bantuannya menjadi juri seleksi tingkat asosiasi kabupaten (Askab) Gresik ini.

“Saya memang diundang langsung, kebetulan juga Sriwijaya FC masih libur, dan saya pulang ke Gresik. Melihat penampilan para pemain muda tadi, saya kira mereka bakal menjadi calon pemain bagus Indonesia di masa mendatang,” katanya.

SIMAK JUGA: Widodo Sebut Sriwijaya FC Butuh Uji Coba

Setelah rangkaian seleksi yang diikuti 231 peserta dari seluruh wilayah di Gresik selama dua hari, sedikitnya sepuluh remaja dinyatakan lolos mewakili Kota Santri dalam tahapan tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Untuk memberikan penilaian objektif akan kemampuan pemain, kami hadirkan juri yang memang berkompeten di bidangnya, sehingga hasil seleksi bisa benar-benar dipertanggungjawabkan,” jelas ketua Askab PSSI Gresik Totok Basuki. (gk-43)

 

Most Popular

To Top