livescore
Berita Bola

Widodo Cahyono Putro Enggan Bicarakan Bidikan Persita Tangerang



Widodo terlebih dulu ingin membicarakan kondisi tim saat ini dengan manajemen klub.

Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro enggan membicarakan kemungkinan menghadirkan pemain baru di putaran kedua Liga 2 2019 untuk mendongkrak performa tim.

Hasil imbang 4-4 melawan Blitar Bandung United di Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua kemarin menempatkan Persita di peringkat kelima klasemen sementara Wilayah Barat. Posisi Persita masih berpotensi berubah, karena tiga tim lainnya, Persiraja Banda Aceh, Perserang Serang, dan Aceh Babel United baru bertanding hari ini.

Persita dikabarkan bakal mendatangkan pemain klub Liga 1 yang memiliki nama cukup besar di persepakbolaan Indonesia, dan pernah memperkuat tim nasional. Namun Widodo enggan membicarakan masalah itu secara detail.

“Kami akan berkoordinasi dulu dengan manajemen, apakah [skuad saat] ini sudah sesuai atau belum. Pastinya tim pelatih akan senang kalau ada pemain yang lebih bagus, begitu juga dengan teman-teman [pemain],” kelit Widodo.

“Saya berharap pemain lupakan hasil ini, dan evaluasi kesalahan kami. Di putaran kedua kami harus lebih baik lagi. Ada beberapa hal yang memang harus kami perbaiki, seperti koordinasi antara pemain belakang dan tengah.”

Meski menyayangkan raihan satu angka di kandang, Widodo mengapresiasi kerja keras pemain untuk menyamakan kedudukan. Sejak awal ia sudah mengingatkan pemain mengenai kejutan yang diberikan tim tamu.

Persita sempat tertinggal lebih dulu melalui gol M Rezam Baskoro dan Tantan. Tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan lewat Aditya Gigis dan Ade Jantra. Namun Blitar United kembali unggul lewat bunuh diri Jeky Arisandi dan sontekan Aditya Riznanda. Eksekusi penalti Diego Banowo dan tendangan keras Muhammad Toha akhirnya menghindari Persita dari kekalahan.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Semestinya tuan rumah bisa memenangkan pertandingan. Tapi inilah sepakbola, ada beberapa peluang yang tidak bisa menjadi gol. Lawan juga lebih siap di awal. Mungkin beberapa pemain terkejut dengan gol mereka. Kami juga lambat panas, sehingga terjadi dua gol,” tutur Widodo.

“Kami berterima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras untuk menyamakan kedudukan. Bahkan hampir saja kami memenangi pertandingan. Saya selalu bicara kepada pemain, ada hal-hal yang tidak terjadi justru terjadi.”

 

Most Popular

To Top