livescore
Berita Bola

Ultras Juventus Cinta Mario Mandzukic, Tapi Doakan Gagal Di AC Milan



Mandzukic merupakan salah satu pemain yang berhasil merebut hati fans Bianconeri.

Mario Mandzukic telah resmi kembali ke Serie A dan bergabung dengan AC Milan, sang striker lantas menerima pesan spesial dari ultras Juventus, bekas klubnya.

Bomber asal Kroasia itu pernah menghabiskan lima tahun di Turin sebelum pindah ke klub Qatar, Al-Duhail pada Januari 2020.

Sebenarnya, kepergian Mandzukic dari Juventus itu ditentang habis-habisan oleh sebagian besar tifosi Bianconeri yang sudah terlanjut jatuh cinta pada sang pemain karena dedikasinya yang luar biasa pada klub.

Penyerang berusia 34 tahun itu tersisih dari skuad Juve musim 2019/20 lalu karena tidak masuk dalam skema pelatih sebelumnya, Maurizio Sarri, yang lebih memprioritaskan peran Gonzalo Higuain.

Melalui Instagram, kelompok Curva Sud Juventus 1897 melayangkan sambutan hangatnya atas kembalinya Mandzukic ke Italia, namun tidak mendoakannya meraih kesuksesan karena bergabung dengan klub rival.

“Marione, Anda akan selalu ada di hati kami, untuk apa yang telah Anda lakukan, untuk hasrat Anda, untuk hubungan khusus yang Anda miliki dengan kami semua,” tulis mereka.

“Kami mencintainya karena keberanian yang diberikannya di setiap pertandingan. Kami mencintainya karena menebar ketakutan pada lawan dengan tubuhnya yang besar. Kami mencintainya karena penolakannya untuk tertawa dan saat-saat yang jarang ia lakukan.”

“Ini daftar yang panjang, tapi kami sangat menyukai pemain ini. Tapi Marione, selama enam bulan ke depan ia akan memakai warna Rossoneri Milan.”

“Ia seorang profesional, ia ingin kembali ke Italia dengan segala cara, kami tidak bisa memaksa diri untuk mengutuknya, tapi akan menyakitkan melihatnya sebagai musuh di lapangan, seperti kami pikir akan sakit juga baginya bermain melawan kami.”

“Pada usia 34, hampir 35 tahun, hal-hal ini bisa terjadi. Semoga beruntung Marione, kami harap Anda menghabiskan enam bulan bahagia di Italia, namun jangan salahkan jika kami tidak berharap Anda meraih kemenangan. Ciao Marione… Curvamu, Bianconeri.”

Pesan tersebut ternyata memang sampai ke Mandzukic, yang kemudian membalasnya di platform yang sama.

“Terima kasih atas kata-kata yang luar biasa ini… Saya akan selalu bangga,” tulisnya.

Most Popular

To Top