livescore
Berita Bola

Tukang Intip Jadi Asisten Pelatih Uni Emirat Arab


Tamashiro pernah ditugaskan Pinto untuk mengamati permainan calon lawan Kosta Rika dan Honduras.

Pelatih Uni Emirat Arab (UEA) Jorge Luis Pinto tidak tanggung-tanggung dalam menyiapkan tim besutannya menjalani empat pertandingan sisa kualifikasi Piala Dunia 2022. Pinto memasukkan nama Jerry Tamashiro sebagai asistennya.

Tamashiro bukan sosok asing bagi Pinto. Pria asal Peru ini pernah membantu Pinto ketika menangani Kosta Rika dan Honduras. Hanya saja, bantuan yang diberikan Tamashiro bersifat pribadi, dan di luar kontrak dari federasi kedua negara itu.

Pada Piala Dunia 2014, Tamashiro menjadi mata-mata untuk mempelajari permainan calon lawan Kosta Rika. Hasilnya, tim besutan Pinto sukses melangkah ke perempat-final. Namun saat membantu Pinto kala menangani Honduras, tim ini terhenti di play-off intercontinental setelah dikalahkan Australia.

Tamashiro mengutarakan, ia sudah mengenal Pinto sejak lama ketika dirinya masih memperkuat klub Peru, Alianza Lima, pada 1997. Pria berusia 49 tahun ini lalu pensiun, dan mulai belajar ilum kepelatihan di Amerika Serikat.

“Dia menghubungi saya untuk merekam semua latihan tim dalam persiapan Kosta Rika sebelum berangkat ke Piala Dunia di Brasil. Tapi saya tidak berangkat ke sana,” ungkap Tamashiro diwartakan laman RPP.

“Dia meminta bantuan, karena menaruh kepercayaan kepada saya. Itu bantuan secara pribadi, dan saya senang membantu dia. Saya mempelajari calon lawan Kosta Rika dan Honduras. Dia selalu bilang: ‘Suatu saat nanti saya akan mengapresiasinya, dan memberikan Anda kesempatan. Tapi tetap belajar dan mengembangkan diri’.”

“Bulan lalu dia menghubungi saya, dan bilang saya mempunyai kesempatan. Dia bilang agar saya bersiap-siap. Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang dia berikan untuk saya.”

Tamashiro mengakui UEA akan melewati jalan terjal dalam mewujudkan ambisi lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Mereka kini menduduki peringkat keempat dengan nilai enam hasil dari masing-masing dua kemenangan dan kekalahan. The Whites tertinggal lima angka dari Vietnam yang berada di puncak klasemen.

Kendati demikian, UEA memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Menurut Tamashiro, UEA wajib menyapu bersih seluruh laga sisa jika ingin lolos dari fase grup.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“[Pertandingan] Kualifikasi sudah berjalan, dan kami mengawalinya dengan tidak terlalu bagus. Kami harus memenangi empat pertandingan berikutnya untuk lolos ke babak berikutnya,” ucap Tamashiro.

Pinto akan menjalani debutnya bersama UEA ketika menjamu Malaysia pada 8 Oktober, dan lima hari berselang tandang ke Indonesia. UEA selanjutnya menerima kehadiran Thailand dan Vietnam pada 12 dan 17 November.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Most Popular

To Top