livescore
Berita Bola

Tantangan Guardiola Hapus Rekor Buruk di Semifinal Liga Champion

Tantangan Guardiola Hapus Rekor Buruk di Semifinal Liga Champion

Melangkah ke semifinal, Bayern Munchen mendekati babak final. Jadi musim terakhir di bawah asuhan Pep Guardiola, sia-sia bila mereka tak jadi juara Liga Champions Eropa.

Munchen memastikan semifinal kelima beruntun mereka setelah melewati hadangan wakil Portugal, Benfica, dengan kemenangan agregat 3-2. Menang 1-0 di leg pertama, Munchen bermain imbang 2-2 di kandang Benfica di pertemuan kedua, Rabu (14/4/2016) dini hari WIB.

Ini menjadi kesempatan terakhir bagi Pep Guardiola mempersembahkan gelar juara Liga Champions Eropa sebelum bergabung dengan Manchester City musim depan.

Sejak ditunjuk melatih Franck Ribery dan kawan-kawan di awal musim 2013-14, pencapaian terbaik Guardiola di UCL adalah sampai babak semifinal. Di musim perdananya, Munchen dihentikan Real Madrid dengan agregat 5-0 dan semusim kemudian dikalahkan Barcelona dengan agregat 5-3.

Liga Champions merupakan trofi yang belum pernah ia raih bersama klub asa Bavaria itu. Sejauh ini, Guardiola sudah mempersembahkan gelar juara Bundesliga (201314, 201415), Piala Jerman (201314), Piala Super Eropa (2013) dan Piala Dunia Antarklub (2013).

“Saya mengucapkan selamat kepada klub bisa mencapai semifinal lima kali beruntun. Kami senang. Kami bermain sebaik yang kami inginkan, yang berarti kami punya kesempatan mencetak banyak gol,” ujar pelatih 45 tahun seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

“Baru-baru ini ada anggapan bahwa jika kami tidak memenangi Liga Champions maka kami gagal. Saya tidak bisa melakukan apapun tentang hal itu.”

“Kami sudah banyak meraih kemenangan dalam tiga musim terakhir, jadi eksepektasi pastilah tinggi,” pungkas mantan pelatih Barcelona

Most Popular

To Top