livescore
Berita Bola

Striker Madura United Greg Nwokolo Masih Khawatir Soal Liga 1 Dilanjutkan


Greg mengaku bahwa dirinya sangat merindukan sepakbola, namun ia juga memikirkan keluarga dan kesehatan.

Liga 1 2020 akan kembali digulirkan pada Oktober mendatang, sesuai surat keputusan PSSI pada akhir Juli lalu, yang menetapkan bahwa kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 2 akan digulirkan Oktober.

Hal ini masih belum ditetapkan bagaimana pelaksanaannya, selain PSSI menegaskan bahwa bakal diberlakukan protokol kesehatan yang ketat kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk ketika pelaksanaan pertandingan.

Beberapa pihak masih merasa khawatir, bahkan ada beberapa klub Liga 1 yang sudah menyatakan menolak untuk kompetisi dilanjutkan, seperti disampaikan oleh Barito Putra, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri.

Dari kalangan pemain, striker Madura United, Greg Nwokolo, mengaku masih merasa khawatir tentang liga bakal digulirkan di tengah pandemi virus corona. Hal tersebut Greg utarakan pada kanal Youtube Hanif & Rendy Show, milik duo pesepakbola muda, Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah.

“Tentunya ini waktu yang sangat sensitif, kenapa? Karena banyak pemain butuh duit, itu pasti, buat membiayai keluarga. Tapi, kami juga butuh kesehatan, buat cari duit, kita juga butuh kesehatan,” ucap Greg kepada Hanif dan Rendy.

“Kalau misal kita sekarang ada uang, main satu-dua bulan lalu tiba-tiba ada Covid-19, lalu kita sebar itu ke keluarga, bagaimana?” sambungnya.

Menurut Greg, PSSI harus menetapkan bagaimana mengatasi situasi tak terduga ketika ada pemain yang sampai terdeteksi mengidap virus corona. Hal itu bisa menjadi jaminan, supaya seluruh pihak merasa tenang dengan pelaksanaan liga.

“Mereka bahas liga mau ini, mau itu, mau potong gaji, mau ‘new normal’, sepakbola kan tidak ada ‘new normal’. Kontak fisik itu pasti. Kedua, yang selalu saya tanyakan, siapa yang akan tanggung jawab soal kesehatan pemain, apakah klub? Apakah PSSI?” ucap Greg.

“Jangan hanya tulis comeback, cepat sembuh lewat media. Sekarang harus realistis, langkah pertama yang harus dipikirkan bagaimana jika ada pemain, atau manajemen, atau siapa kena Covid-19, siapa yang tanggung jawab? Bagaimana menanganinya? Dan cepat ya,” urainya.

Greg, yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan lama berkarier di Tanah Air, menyadari bahwa Indonesia merasa harus menggulirkan kompetisi kembali karena negara lain sudah berani. Namun, Greg sendiri menilai negara lain punya kasus Covid-19 yang lebih stabil ketimbang Indonesia.

Greg Nwokolo & Irfan Bachdim - Timnas Indonesia

Mantan pemain Persija Jakarta ini hanya berharap PSSI bisa membuat persiapan yang benar-benar matang soal antisipasi jika ada yang terkena Covid-19 di tengah kompetisi. Ia mengakui, bahwa saat ini situasi juga terasa sulit untuk pemain, yang gajinya harus dipotong.

“Sekarang waktu yang sensitif, kalau saya bilang liga jangan, pasti ada yang marah. Kalau saya bilang liga jalan, pasti ada yang marah. Jadi, bagaimana?”

“Untuk yang terbaik sekarang, cari cara bagaimana jika ada yang kena [virus corona] bisa kasih solusi cepat. Kalau itu sudah ada, baru kita bahas format liga, kapan mulai liga. Kami butuh garansi, ketimbang butuh duit.”

“Saya kangen sekali, saya ingin main, cuma dengan kondisi sekarang kita harus pikir diri lain-lain. Kalau tidak ada solusi, aku pilih tetap di rumah. Harus ada garansi.”