livescore
Berita Bola

Soal Gaji Pemain, Arema FC Ikuti Keputusan PSSI



Ruddy berharap penyebaran virus Corona mereda dalam waktu dekat, sehingga seluruh aspek kehidupan bisa normal lagi.

Manajemen Arema FC tidak akan menegosiasi ulang pemotongan gaji pemain, karena mengacu kepada surat PSSI yang menyatakan situasi Maret hingga Juni sebagai force Majeure, sehingga menangguhkan Liga 1 dan 2 2020 sampai akhir Mei.

Manajer umum Arema, Ruddy Widodo, mengatakan, pemain tidak akan nilai yang sama pada periode Maret hingga Juni. Dengan demikian, pemain hanya menerima 25 persen dari gaji yang mereka terima tiap bulan dalam kondisi normal.

“Arema loyal terhadap apa pun yang diputuskan oleh PSSI dan PT LIB. Kami akan menyebarkan keputusan tersebut kepada pelatih, pemain dan ofisial,” ujar Ruddy.

“Kami akan membayar gaji sesuai dengan keputusan PSSI, jadi tidak perlu negosiasi ulang. Mereka akan menerima 25 persen dari gaji yang diterima setiap bulannya. Kami tidak akan membayar di bawahnya.”

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Ruddy berharap penyebaran virus Corona di Indonesia bisa mereda dalam waktu dekat, sehingga segala aspek kehidupan dapat kembali berjalan normal, termasuk di dunia sepakbola.

“Ini sudah menjadi masalah di dunia, tidak hanya di Indonesia. PSSI tentunya telah memutuskan yang terbaik bagi sepakbola Indonesia. Kami tetap optimis badai pasti berlalu,” imbuh Ruddy.

SIMAK JUGA: BERITA TERKAIT VIRUS CORONA!

Most Popular

To Top