livescore
Berita Bola

Seto Nurdiyantoro Anggap PSS Sleman Tidak Beruntung



Seto menyatakan pemain masih harus belajar menghadapi situasi saat tim tertinggal.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menilai tim besutannya tidak dipayungi keberuntungan ketika dikalahkan Borneo FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (20/11) malam WIB.

Seto memberikan apresiasi kepada pemain yang dianggap sudah tampil maksimal dalam upaya mendapatkan poin penuh di kandang. Sejumlah peluang diperoleh, termasuk tendangan Yevhen Bokhashvili dan sundulan Jajang Sukmara yang terkena mistar. Seto menyampaikan permintaan maaf kepada suporter.

“Kami tidak beruntung, banyak peluang, termasuk kena mistar dua kali. Kami kemasukan dari set piece lagi, bola rebound. Tapi semangat juang pemain sungguh luar biasa. Kami lebih banyak menyerang, mencoba untuk menyamakan kedudukan dulu, kemudian berusaha memenangkannya,” beber Seto.

“Kami minta maaf kepada suporter yang telah memperjuangkan kami, tapi kami tidak bisa memenangkan pertandingan. Di sisa laga kami akan mencari poin-poin yang hilang. Mudah-mudahan dengan bertambahnya poin akan mengamankan posisi agar bertahan di Liga 1.”

Pada pertandingan ini, PSS sudah tertinggal sejak menit ketujuh ketika Javlon Guseynov menaklukkan Try Hamdani Goentoro. Menurutnya, pemain bisa memetik pelajaran dalam menghadapi situasi tertinggal.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Mungkin agak emosional terhadap kepemimpinan wasit. Tapi saya tak mau komentar itu, melainkan bagaimana kami belajar menghadapi dan mengantisipasi situasi. Artinya bagaimana pemain tetap fokus dan tidak terburu-buru saat ketinggalan,” kata Seto.

“Akibat tertinggal 1-0, kualitas passing, akurasi menjadi hilang. Kami juga harus belajar untuk lebih cepat membongkar pertahanan, dan sirkulasi bola lebih cepat, ada penetrasi, dan operan satu-dua pemain.”

SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!

Most Popular

To Top