livescore
Berita Bola

Ronald Koeman: Barcelona Harus Jual Pemain Dulu Sebelum Beli Memphis Depay



Pelatih anyar Barca ini ditanya soal Depay, yang dikabarkan semakin dekat dengan kepindahannya ke Camp Nou

Ronald Koeman mengonfirmasi Barcelona harus menjual pemain terlebih dulu sebelum memutuskan untuk membeli bintang Olympique Lyon Memphis Depay.

Depay santer dikabarkan bakal diboyong oleh eks pelatihnya di timnas Belanda itu ke Barcelona. Performa apiknya di Ligue 1 Prancis dan di Liga Champions musim lalu bersama Lyon membuat Barca kepincut untuk mendatangkannya.

Namun, presiden Lyon Jean-Michel Aulas baru-baru ini mengklaim bahwa Barcelona tak sanggup untuk mendatangkan Depay karena kesulitan finansial akibat pandemi virus corona.

Koeman, yang bulan lalu ditunjuk menggantikan Quique Setien sebagai pelatih Barca, kemudian ditanya soal peluang timnya untuk merekrut eks sayap Manchester United itu, yang ditaksir punya banderol €25 juta.

“Untuk bisa mendatangkan Depay, pertama-tama kami harus menjual pemain lebih dulu,” katanya kepada Fox Sports Netherlands.

Barca dikaitkan dengan sejumlah pemain menyusul hasil jeblok mereka di musim 2019/20. Miralem Pjanic sudah sukses mereka rekrut menyusul barter transfer dengan Arthur Melo ke Juventus.

Selain Depay, terdapat pula sejumlah nama lain seperti gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum dan juga mantan pemain mereka yang kini berada di Bayern Munich, Thiago Alcantara.

Meski demikian, Koeman memilih kalem soal aktivitas timnya di lantai bursa dan merasa cukup puas dengan skuadnya saat ini.

“Kami akan memasuki musim baru dengan pemain yang sama seperti saat kami melakoni pramusim,” ungkapnya.

Barcelona akan membuka La Liga Spanyol musim 2020/21 dengan menghadapi Villarreal arahan Unai Emery pada 26 September mendatang di Camp Nou.

Koeman juga menjelaskan situasi tekininya dengan Lionel Messi, yang sempat membuat heboh karena keinginannya untuk angkat kaki dari klub. “Itu sudah berlalu. Konflik itu antara Messi dan klub. Saya sudah berbicara dengan Messi dan kami akan terus bekerja seperti biasa,” katanya.

Most Popular

To Top