livescore
Berita Bola

Petualangan Singkat Reto Ziegler Di Juventus



Ziegler digaet Juve secara gratis dari Sampdoria. Tiga bulan kemudian, di bursa transfer yang sama, tanpa melakukan debut, dia dilepas ke Fenerbahche.

Tidak semua pembelian pemain berbuah manis. Terkadang klub mendapatkan kepingan penting yang menyempurnakan tim, tetapi tidak jarang juga ‘perkawinan’ yang seharusnya berujung kebahagiaan malah berbuah perpisahan cepat. 

Begitulah yang terjadi pada Reto Ziegler bersama Juventus. Dia merapat ke Turin pada musim panas 2011 namun tiga bulan kemudian di bursa transfer yang sama dia harus pergi karena dipinjamkan ke Fenerbache. Sebuah keputusan aneh dari Antonio Conte. 

Conte yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Bianconeri menggantikan Luigi Delneri langsung menyadari ada masalah di sektor kiri pertahanan. Tidak cukup pergerakan di sana ditambah persoalan kemampuan merebut penguasaan bola. 

Tidak heran, dalam waktu sekejap kehebohan terjadi di Galileo Ferraris. Kontrak empat tahun telah ditandatangai Zigler dan klub ingin meminimalkan kerugian. 

Pada pertandingan Kualifikasi Euro 2012 antara Swiss dan Bulgaria, Ziegler diwawancara oleh RSI dan dia menjelaskan situasinya.

“Saya berbincang dengan pelatih, dan dia secara terbuka menyatakan tidak membutuhkan saya karena punya ide lain,” ujarnya. 

“Ketika saya bergabung ke Juve, Del Neri masih ada di sana bersama Marotta, mereka tahu kualitas saya saat bersama Sampdoria. Saya diinginkan untuk berkostum Hitam-Putih.”

“Saya datang ke Juve untuk bermain, bukan untuk menonton orang lain beraksi. Ketika itu saya percaya bisa memberikan yang terbaik untuk Juve dan yakin mampu merebut hati Conte.”

Tetapi harapan tersebut bertepuk sebelah tangan padahal ketika berkostum Sampdoria dia tampil menawan dengan total 155 pertandingan, 5 gol dan 15 assist. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Ketika itu mungkin dia sudah membayangkan meraih gelar juara bersama Del Neri tetapi perubahan manajemen telah mengubah nasib bintang Swiss tersebut. 

Juve kemudian menemukan Fenerbahche yang bersedia menampung Ziegler dan mendapatkan mahar €600.000 dari peminjaman. Setelah dari Turki, dia dipinjamkan ke Lokomotiv Moscow, lalu kembali ke Istanbul untuk kemudian dipinjamkan ke Sassuolo hingga kontraknya selesai. 

Ziegler kemudian pulang ke Swiss untuk membela Lucerne. Kariernya mungkin akan punya cerita yang berbeda andai dia mampu membuktikan diri di Turin, sayangnya hal tersebut tidak pernah terjadi.

Most Popular

To Top