livescore
Berita Bola

Persela Lamongan Gandeng 'Apparel' Asal Amerika Serikat



Persela bekerja sama dengan Forium untuk durasi satu tahun ke depan.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN    


Persela Lamongan menggandeng apparel baru untuk kompetisi musim depan. Adalah Forium yang berhasil mengikat kerja sama dengan Laskar Joko Tingkir

Peresmian kerja sama antara Persela dan yang berkantor pusat di Boston, Amerika Serikat, itu diumumkan di Lamongan, hari ini. “Untuk kontraknya durasi satu tahun. Untuk besaran kontraknya, silakan ditanyakan kepada manajemen (Persela) sendiri,” kata Irvan Hamami, public relation region Southeast Asia kepada Goal Indonesia.
 
Dalam penyediaan jersey, Forium mengklaim menggunakan teknologi nano vapor dry fit, yang mampu menyerap keringat sekaligus melepas dan menguapkannya ke udara. Sehingga jersey tetap terasa lebih nyaman dan ringan, tanpa menyimpan keringat berlebihan.

Pada perkenalan yang diselenggarakan di dapur roti, Jalan Sunan Drajat, Lamongan, ada tiga bentuk jersey yang diperkenalkan. Dengan tiga warna dominan, yakni merah, abu-abu, dan hitam. Hanya saja, ketiga desain kostum tersebut bukan yang akan digunakan para pemain saat berlaga di kompetisi, melainkan saat melakoni turnamen Suramadu Super Cup dan Piala Presiden 2018.

“Kami juga akan desain untuk jersey utama, tapi kami belum tentukan desain-nya seperti apa. Namun untuk jersey utama, tentu kami tidak akan melupakan warna esensial dari tim Laskar Joko Tingkir itu sendiri, yaitu biru laut,” jelasnya.

Irvan pun mengungkapkan alasan pihaknya memilih Persela sebagai market pertama mereka memasarkan produk di Indonesia. “Kenapa pilih Persela? Kami melihat euforia dari masyarakat Lamongan dan juga suporter mereka yang top three (tiga besar). Ini tentu peluang kerja bagus, dan kami tahu Persela punya suporter yang loyal,” beber Irvan.

“Kami belum membidik tim lain, karena ini pertama kali kami masuk di Indonesia. Jadi untuk market Asia Tenggara dimulai tahun ini, dimulai di Persela dan akan kami lanjutkan di akhir tahun di Thailand, ada tim voli di sana,” tambahnya. 

Sementara itu, asisten manajer Persela, Agus Hariono, mengungkapkan alasan manajemen Persela merangkul Forium sebagai penyedia apparel tim pada musim 2018.

“Ada sebuah pertimbangan, bahwa kami dan pihak sponsor punya komitmen untuk bisa menanggulangi beberapa permasalahan yang sempat terjadi musim lalu. Seperti stok kaos yang sudah habis, padahal kompetisi belum selesai. Karena saya tahu, Persela ini punya kans (market) besar,” ujar Agus.

Agus juga mengatakan, pihaknya juga sudah siap mengantisipasi bila sampai permasalahan yang dialami pada musim lalu kembali terulang. Termasuk, menyediakan penalti kepada pihak Forium apabila hal itu sampai terulang.

“Nanti akan kami buat agreement khusus, karena kami tidak ingin terulang lagi seperti kemarin. Bila nanti diperlukan, kami akan buat agreement dalam klausul khusus. Bila tidak sesuai dengan ekspektasi, bisa saja penalti (pemutusan hubungan kontrak), kalau sampai kebutuhan fans sampai tidak bisa memenuhi,” jelasnya.

Sementara terkait desain jersey yang akan digunakan oleh Muhammad Fahmi Al Ayyubi dan kawan-kawan saat kompetisi, Agus mengaku masih dalam proses desain. Hal itu pula yang mendasari pihaknya, masih belum menentukan harga untuk setiap kaos yang dijual nantinya.

“Sudah ada, tapi nggak bisa kita publish sekarang. Karena nanti bila tim sudah di-launching, mereka (suporter) akan tahu sendiri berapa, akan kami tampilkan sekaligus berapa nominalnya,” pungkasnya.(gk-43)

Most Popular

To Top