livescore
Berita Bola

Penunjukkan Pimpinan Baru PT LIB Bisa Belajar Dari Masa Lalu



Empat kursi petinggi PT LIB kini kosong, setelah orang yang menjabatnya mengundurkan diri dalam RUPSLB.

Presiden Persiba Balikpapan Gede Widiade, menyarankan pengganti Cucu Somantri di PT Liga Indonesia Baru (LIB) berasal dari kalangan profesional. Ia berharap pimpinan baru operator kompetisi tersebut bukan bagian dari PSSI.

Empat kursi petinggi PT LIB kini kosong. Cucu yang merupakan direktur utama, beserta tiga komisaris yakni Sonhadji, Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama, mengundurkan diri dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS), Senin (18/5).

Dari empat nama tersebut hanya Hakim yang tidak memiliki jabatan di PSSI. Sementara Cucu adalah wakil ketua umum PSSI, sedangkan Sonhadji dan Hasani merupakan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI. 

Oleh karena itu, Gede menilai kini waktunya untuk mempercayakan orang di luar PSSI menjadi petinggi PT LIB. Ia khawatir terjadi konflik kepentingan bila mereka rangkap jabatan dengan federasi sepakbola nasional tersebut.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Saya juga mengutip apa katanya pemilik Madura United [Achsanul Qosasih], kalau mau terbuka seharusnya yang megang LIB orang profesional. Tidak bisa orang dalam, tidak bisa Exco PSSI, tidak bisa orang federasi, karena konflik kepetingan tinggi,” kata Gede.

Gede menjelaskan bisa berkaca saat PSSI dipimpin Edy Rahmayadi. Ketika itu, tak ada rangkap jabatan di PT LIB dengan PSSI, karena posisi direktur utama dan komisaris dipegang profesional.

“Zaman pak Edy sudah lumayan diserahkan kepada profesional. Saya berharap ke depan LIB lebih dewasa untuk menunjuk orang profesional. Jangan orang yang terlibat di federasi, di Exco. Pernah belajar dari masa lalu bahwa dengan seperti itu tidak banyak manfaatnya,” ujarnya.

Most Popular

To Top