livescore
Berita Bola

Peluang Lolos 16 Besar Terbuka, Putut Wijanarko Tuntut Konsistensi Penggawa Persigo Semeru FC

5169892_gallery.jpg



Teranyar, Semeru FC berhasil menumbangkan tuan rumah Persekam Metro FC tiga gol tanpa balas.




LIPUTAN   ABI YAZID     DARI   MALANG    



Persigo Semeru FC membuka peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar Liga 2 2017. Itu setelah, mereka menumbangkan tuan rumah Persekam Metro FC dalam lanjutan grup 7, dengan skor telak 3-0, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (6/8). 

Kemenangan ini membuat Semeru FC bertengger di peringkat kedua klasemen grup 7 dengan nilai 17. Mereka hanya berselisih satu poin dengan pemuncak klasemen Madura FC.

Usai pertandingan, pelatih Semeru FC Putut Wijanarko mengatakan hasil ini adalah buah dari kerja keras seluruh pemainnya. “Permainan anak-anak sangat luar biasa karena bermain di luar kandang dan mampu menang dengan skor 3-0. Ke depan kami masih memerlukan konsistensi untuk lolos secara meyakinkan ke babak 16 besar, karena posisi kami saya pikir masih belum aman,” ucap Putut.

Sementara itu, manajer tim Semeru FC Miko Agus Pribadi menuturkan, keberadaan timnya sebagai runner-up memang membuat peluang lolos semakin besar. Tetapi, sebelum putaran grup selesai, dirinya masih menganggap kompetisi baru dimulai sehingga masih diperlukan kerja keras.

SIMAK JUGA: Kembali Puncaki Klasemen, Subangkit Minta Pemain PSIS Tak Jemawa

Pernyataan Miko mengacu pada posisi klasemen saat ini, karena Celebest FC yang berada di peringkat ketiga hanya terpaut tiga poin dari Semeru FC. Mereka pun baru bermain delapan kali.

SIMAK JUGA: Semeru Puncaki Grup 7 Liga 2

“Kami tetap menargetkan lolos dulu ke babak 16 besar, saat ini masih menyisakan tiga pertandingan. Kami harus tetap berhati-hati karena persaingan begitu ketat. Kami tidak mau terlena untuk merasa yakin lolos meskipun saat ini ada di peringkat kedua,” tegas Miko.

Sementara itu, pelatih Metro FC Siswantoro mengakui jika dirinya melakukan keputusan yang kurang tepat untuk memainkan pemain di lini belakang. Pada laga melawan Semeru FC, dirinya memilih menarik pemain tengah yaitu Jayus Hariadi untuk menjadi bek menggantikan dua pemain yang absen.

“Memang ada keinginan kami untuk tampil lebih menyerang, namun ternyata kami kebobolan melalui kesalahan sendiri,” terang Siswantoro.(gk-48)

 

Most Popular

To Top