livescore
Berita Bola

Paul Pogba Lakukan Handball, Harry Maguire: Harusnya Tangkis Bola Pakai Wajah Saja!



Maguire menilai Pogba tidak berdaya untuk menghindari tendangan keras Declan Rice yang menyebabkan penalti buat West Ham di babak pertama.

Kapten Manchester United Harry Maguire menyayangkan penalti yang tidak bisa dihindari oleh timnya setelah ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United di matchday ke-37 Liga Primer Inggris, Kamis (23/7) dini hari WIB tadi.

Di pertandingan yang dilangsungkan di Old Trafford semalam, West Ham mampu mencatatkan skor terlebih dahulu melalui penalti Michail Antonio di masa injury time babak pertama. Adapun gol itu tercipta setelah wasit menunjuk titik putih menyusul handball yang dilakukan Paul Pogba di dalam kotak terlarang.

Dalam situasi tersebut, Pogba mencoba untuk menghalangi tendangan bebas yang diambil Declan Rice. Saking kerasnya sepakan itu, pemain internasional Prancis itu tidak bisa menghindar dan memakai tangannya untuk menghalau bola agar tidak mengenai wajah.

Akan tetapi, Maguire menilai itu keliru, dengan ia menyebut Pogba harusnya membiarkan bola itu terbang ke wajahnya agar timnya terhindar dari penalti.

“Anda bisa sebut itu adalah reaksi alami dari Paul,” kata Maguire kepada Sky Sports seusai laga. “Haruskah dia melakukan itu? Dia harusnya membiarkan itu mengenai wajahnya.

“Dia sudah meminta maaf, dia mengangkat tangannya dan tahu bahwa dia seharusnya tidak melakukan itu.

“Itu adalah penalti yang soft karena mungkin tidak akan menuju ke gawang, tapi mereka justru diberi penalti dan mendapat kesempatan luar biasa untuk memimpin.”

Sementara itu, manajer Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer membela bintangnya tersebut. Ia menambahkan: “Itu adalah reaksi alami.

“Paul mengangkat tangannya dengan mengetahui harusnya membiarkan itu, namun itu adalah reaksi alami ketika bola terbang ke Anda dengan kecepatan 100 mil per jam.”

Reaksi lebih keras datang dari legenda klub Gary Neville. Saat bertugas sebagai pandit, sosok yang dahulu beroperasi di sektor bek kanan itu mengatakan: “Tidak yakin apa keputusan yang telah diambil wasit, itu terbang mengenai mukanya, benar begitu? Atau apakah dia mengangkat tangannya? Dia berada dalam masalah yang besar, Paul Pogba. Dia berada dalam masalah besar.

“Dia memberikan penalti itu kepada lawan dan bersikap seolah-oleh itu mengenai kepalanya. Itu benar-benar sampah dari dia.

“Saya merasa sedikit kasihan untuknya. Saya kira dia akan mengikhlaskan kepalanya. Memalukan.”

United pada akhirnya memastikan satu poin di babak kedua berkat tendangan Mason Greenwood. Itu adalah golnya yang kesepuluh di musim Liga Primer kali ini, menjadi yang ke-17 di semua kompetisi.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Menurut Opta, tidak ada pemain muda lain yang mencetak gol lebih banyak di satu musim di semua kompetisi untuk Setan Merah ketimbang Greenwood. Ia selevel dengan George Best yang meraih catatan itu pada 1965/66, Brian Kidd pada 1967/68 dan Wayne Rooney pada 2004/05.

 

 

Most Popular

To Top