livescore
Berita Bola

Osvaldo Haay Nyaman Bermain Sebagai Striker


Bermain sebagai striker, Osvaldo sudah berhasil mencetak empat gol dalam dua laga terakhir Persebaya.

Persebaya Surabaya tampaknya sudah tak perlu pusing lagi jika striker asing andalan mereka David da Silva harus absen. Pasalnya, Osvaldo Haay yang biasa dimainkan sebagai pemain sayap, sudah bisa menggantikan peran striker asal Brasil tersebut.

Terbukti, dalam dua laga terakhir dia mampu mencetak empat gol. Di laga melawan Persib Bandung dia menyumbangkan satu gol, dan saat kontra Madura United pemain asal Papua ini mampu mencetak hat-trick.

Osvaldo pun mengakui tak mengalami kesulitan untuk beradaptasi di posisi striker. “Sebelumnya posisi saya winger, tugasnya menyerang. Saat harus menjadi striker, tugasnya juga menyerang. Jadi tidak ada masalah. Saya mungkin akan kesulitan kalau diberi tugas bertahan. Sebagai pemain, saya akan menjalankan instruksi yang diberikan pelatih,” kata Osvaldo, seperti dikutip laman resmi Persebaya.

Dia pun membeberkan kunci suksesnya bisa tampil tajam dalam dua laga terakhir bersama tim Bajul Ijo. “Kunci paling utama adalah, saya merasa nyaman bermain di posisi sekarang. Mungkin karena rasa nyaman itu membuat saya bermain lepas tanpa beban dan bisa melakukan banyak hal di lapangan. Tapi, sekali lagi, saya bangga karena dalam tim ini ada banyak pemain pemain muda hebat, dan kami bisa bekerja sama dengan baik dalam lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan selalu siap untuk bermain di posisi mana pun sesuai dengan kebutuhan tim. Selain posisi sayap dan striker, mantan pemain Persipura Jayapura ini juga pernah ditempatkan sebagai bek kiri.

“Pokoknya, apa keputusan pelatih akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Di samping itu, Osvaldo juga mengungkapkan kembali rasa sedihnya saat tak masuk skuat final timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018. Osvaldo dicoret di fase terakhir seleksi oleh pelatih Luis Milla Aspas.

“Situasi dalam sepakbola memang seperti roda hidup. Kadang kita berada di atas, tapi tidak menutup kemungkinan kita juga bisa berada di bawah. Saya tidak menyerah dengan keadaan. Justru dengan tidak lagi di timnas, saya berusaha untuk bangkit. Latihan maksimal, dan berusaha sekuat tenaga untuk tampil maksimal bersama Persebaya. Saya sudah berkomitmen dalam lubuk hati saya untuk memberikan yang terbaik bagi tim ini,” tegasnya.

Maka itu, dia menargetkan untuk terus membawa tim Bajul Ijo ke posisi lebih baik di papan klasemen. Sementara ini, skuat yang dilatih Djadjang Nurdjaman itu masih tertahan di posisi kesepuluh dengan 35 poin.

“Bagi saya, setiap pertandingan di sisa musim ini adalah final,” pungkasnya.

 

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

 

Most Popular

To Top