livescore
Berita Bola

Osvaldo Haay Dipastikan Masuk Skuat Timnas Indonesia U-22


Indra kini masih menunggu perkembangan komunikasi antara PSSI dan Pahang terkait Saddil Ramdani.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   


Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri memastikan penyerang Persebaya Surabaya Osvaldo Haay masuk ke dalam skuat besutannya untuk Piala AFF U-22 setelah sang pemain berada di Jakarta kemarin.

Osvaldo sebelumnya sempat meninggalkan pemusatan latihan (TC) timnas U-22, karena menjalani trial di klub Spanyol Numancia. Namun Indra memastikan nama Osvaldo masuk ke dalam tim.

“Pemain terpilih bukan yang terlama latihan, tapi karena kualitas. Pertimbangannya itu, tidak ada yang lain. Osvaldo pemain yang kami butuhkan, karena ia punya kualitas,” tutur Indra.

“Meski ia tidak ikut uji coba tidak masalah, karena ia sedang trial di Spanyol bersama klub Numancia. Saya akan umumkan besok [Rabu] siang siapa saja yang kami pulangkan.”

Mengenai Saddil Ramdani, Indra masih menunggu perkembangan komunikasi antara PSSI dan klub Malaysia, Pahang FA. Indra berharap Pahang berlaku adil, karena klub Negeri Jiran itu melepas tiga pemainnya untuk Malaysia U-22.

“Saddil sedang proses pengurusan izin, karena dibalasan surat terakhir tidak diizinkan oleh Pahang. Tapi Pahang melepas tiga pemainnya ke timnas Malaysia. Jadi kami pertanyakan itu. Sekarang bu Sekjen [Ratu Tisha] sedang berkomunikasi dengan pihak Pahang dan FAM [federasi sepak bola Malaysia],” jelas Indra.

Dalam kesempatan yang sama, Indra tidak mempermasalahkan timnas U-22 selalu mendapatkan hasil imbang dalam tiga pertandingan uji coba. Menurutnya, performa terbaik timnas akan keluar di Piala AFF U-22.

“Kami memang ingin beruji coba dengan tim yang kualitasnya bagus, dan hari ini [kemarin] dapat banyak pelajaran dan tekanan. Pemain mampu keluar dari tekanan, dan masih memiliki banyak solusi,” beber Indra.

“Memang ada yang harus diperbaiki, tapi perlu disyukuri dengan satu bulan rencana permainan kami, pelan-pelan pemain semakin paham, dan mereka bisa jalani.” (gk-62)