livescore
Berita Bola

Marc Bartra Ungkap Pengalamannya Setelah Terkena Ledakan Bom

4739572_gallery.jpg



Bek asal Spanyol itu mengungkapkan secara terbuka pengalamannya dan proses pemulihan setelah bus tim Borussia Dortmund mengalami serangan.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI     Ikuti di twitter


Bek Borussia Dortmund Marc Bartra mengatakan serangan bom yang mengarah ke bus tim membuatnya merasakan 15 menit terpanjang dalam hidupnya.

Bartra mengalami luka pada tangannya akibat tiga ledakan di sekitar bus yang mereka tumpangi saat sedang dalam perjalanan menuju Signal Iduna Park untuk menjalani laga leg pertama perempat-final Liga Champions kontra AS Monaco, Selasa (11/4).

Bek asal Spanyol itu harus menjalani operasi dan kini ia diprediksi akan absen untuk setidaknya empat pekan mendatang.

SIMAK JUGA: Kondisi Marc Bartra Membaik Setelah Jalani Operasi

Setelah mendapat kunjungan dari keluarganya, Bartra mengungkap hal yang ia alami dan rasakan pada insiden itu.

Hoy he vuelto a recibir en el hospital la visita que más feliz me hace. Ellas son mi todo, la razón por la que lucho para superar siempre los obstáculos y este ha sido el peor de mi vida, una experiencia que no desearía a nadie en este mundo. El dolor, el pánico y la incerteza de no saber lo que estaba pasando, ni cuánto tiempo duraría… fueron los 15 minutos más largos y duros de mi vida. A todo esto os quiero decir, que creo que el shock de estos días va disminuyendo cada vez más y a la vez se suman las ganas de vivir, de luchar, de trabajar, de reír, de llorar, de sentir, de querer, de creer, de jugar, de entrenar, de seguir disfrutando de mi gente, seres queridos, compañeros, de mi pasión, de defender, de oler el césped como hago antes de que empiece el partido y motivarme. De ver las gradas llenas de personas que aman nuestra profesión, gente buena que sólo quiere que le hagamos sentir emociones para olvidarse del mundo y sobre todo de este mundo en el que vivimos, cada vez más loco. Lo único que pido, LO ÚNICO, es que vivamos TODOS en paz y dejemos atrás las guerras. Estos días cuando me miro la muñeca, hinchada y malherida, sabéis qué siento? Orgullo. La miro orgulloso pensando en que todo el daño que querían hacernos el martes, se quedó en esto. Gracias a los doctores, enfermeras, fisioterapeutas y personas que me ayudan a recuperar y que la muñeca quede perfecta. A las miles y miles de personas, medios, organizaciones de todo tipo, el BVB y compañeros, que me habéis hecho llegar vuestro apoyo y cariño. Por pequeño que sea, me ha llenado increíblemente de fuerzas para seguir SIEMPRE adelante. Necesitaba escribir y desahogarme y así zanjar todo para ya solo pensar en ponerme al 100% lo más pronto posible! Un saludo muy grande! Marc

A post shared by Marc Bartra (@marcbartra) on

“Hari ini saya kembali mendapat kunjungan yang membuat saya menjadi yang paling bahagia. Mereka adalah segalanya, alasan saya berjuang untuk mengatasi setiap rintangan, dan ini menjadi hal tersulit dalam hidup saya. Saya harap ini tidak terjadi pada siapa pun.” tulis Bartra di akun Instagram-nya.

“Rasa sakit, takut, tidak tahu apa yang terjadi atau berapa lama itu akan berlangsung. Itu adalah 15 menit terpanjang dalam hidup saya.”

“Saya ingin mengatakan rasa terguncang yang saya alami telah semakin menghilang setiap hari dan rasa itu digantikan oleh keinginan untuk hidup, berjuang, bekerja, tertawa, menangis, merasa, mencintai, percaya, bermain, berlatih, untuk menikmati waktu bersama orang yang dicintai, rekan setim, semangat saya, untuk bertahan, mencium rumput sebelum pertandingan, seperti yang biasa saya lakukan untuk memotivasi diri sendiri.”  

SIMAK JUGA: Marc Bartra Absen Empat Pekan

“Satu hal yang saya minta, hanya satu hal, adalah kita semua hidup dalam kedamaian dan tinggalkan peperangan.”

“Beberapa hari ini ketika saya melihat pergelangan tangan saya yang terluka, tahukah Anda apa yang saya rasakan? Kebanggaan. Saya melihat itu dan merasa bangga karena memikirkan semua kehancuran yang ingin mereka ciptakan hanya berakhir dengan luka ini.”

“Saya harus melupakannya dan pulih sehingga bisa kembali berada di kondisi 100 persen secepat mungkin,” ungkap bek berusia 26 tahun itu.

 

Most Popular

To Top