livescore
Berita Bola

KOLOM: Ketika Wenger Bersua Mourinho

052109900_1493893571-Arsenal_vs_Manchester_United.jpg


Menariknya, pada perjumpaan akhir pekan ini, Wenger dan Mourinho justru punya target yang sama. Itu adalah memelihara asa finis di top four. Bagi Wenger, ini hal biasa. Sebaliknya, bagi Mourinho, ini tentu sebuah ironi karena biasanya dia bersaing meraih trofi saat kompetisi mendekati akhir.

Saat ini, Manchester United yang diasuh Mourinho berada di peringkat ke-5 dengan koleksi 65 poin dari 34 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu angka dari Manchester City yang berada di posisi ke-4. Sementara itu, Arsenal tepat berada di bawah MU dengan koleksi 60 angka dari 33 pertandingan.

Dalam persaingan merebut tempat di top four, pertemuan Arsenal dan MU adalah salah satu final. Khusus bagi The Gunners yang pekan lalu kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur, kekalahan dari Red Devils sangat diharamkan. Bila terjadi, kans finis di 4-besar akan makin menipis, setipis kulit ari. Bahkan, kemenangan saja tak akan jadi modal besar karena mereka harus berharap Man. City dan Liverpool terpeleset juga.

Bagi Wenger, kegagalan finis di 4-besar akan menambah coreng di muka dan memperbesar tekanan publik yang lantang menyerukannya mundur. Musim ini, The Gunners telah menelan dua pil pahit. Pertama, mereka menjadi klub Inggris dengan kekalahan agregat terbesar di Liga Champions karena dua kali dihajar Bayern Muenchen dengan skor 1-5 pada babak 16-besar. Lalu, kekalahan pada pekan lalu memastikan The Gunners finis di bawah Tottenham untuk kali pertama sejak 1994-95.

Tentu saja tak akan mudah meraup tiga angka dari MU meski laga nanti digelar di Emirates. Di Premier League musim ini, Arsenal memang hanya kalah dari Liverpool dan Watford saat menjalani laga kandang. Namun, MU saat ini adalah tim yang paling sulit dikalahkan. Wayne Rooney cs. tak terkalahkan dalam 25 laga terakhir di Premier League. Itu rekor tersendiri bagi Red Devils, melewati prestasi musim 2010-11 yang hanya tak terkalahkan dalam 24 pertandingan secara beruntun.

Sudah begitu, The Professor tak punya rekor bagus saat melawan Mourinho. Dalam 16 perjumpaan, hanya sekali dia menang. Sisanya, tujuh kali imbang dan delapan kali kalah. Satu-satunya kemenangan itu pun diperoleh di Community Shield, ajang yang tak begitu berarti dan kerap disebut sebagai laga pemanasan belaka.

Jose Mourinho dalam jumpa pers Manchester United (MU) melawan Celta Vigo. (MIGUEL RIOPA / AFP)

Jikapun ada harapan bagi Arsenal, itu adalah kemungkinan The Special One fokus ke laga semifinal Liga Europa melawan Celta Vigo, tengah pekan nanti. Demi melengkapi koleksi trofi Red Devils, Mou siap menyimpan para pilar. Maklum, Celta bukan lawan sembarangan. Tim asuhan Eduardo Berizzo ini sempat menaklukkan Barcelona di La Liga dan menyingkirkan Real Madrid dari percaturan Copa del Rey.

Most Popular

To Top