livescore
Berita Bola

Ganesport Institute: Sepakbola Indonesia Harus Tetap Punya Tanggung Jawab Sosial Di Tengah Pandemi Virus Corona



Liga 1 musim 2020 terhenti pada pertengahan Maret lalu, tepatnya saat kompetisi baru memasuki pekan ketiga.

Nasib kompetisi sepakbola Indonesia musim 2020 masih teka-teki di tengah pandemi virus corona.

Terkini, Liga 1 dan Liga 2, yang awalnya bakal dilanjutkan pada 1 Oktober kembali ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Pertimbangan kesehatan dan Polri yang belum mengeluarkan izin keramaian menjadi alasan kompetisi tetap ditunda.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pun belum bisa memastikan kapan kompetisi yang disetop sejak pertengahan Maret itu dapat dilanjutkan.

Respons datang dari berbagai elemen. Salah satunya yakni Ganesport Institute, lembaga yang selama ini dikenal fokus pada manajemen dan kebijakan olahraga di Indonesia.

“Efek pandemi ini ke sepakbola tentu sangat kompleks dan tidak mudah. Namun demikian, kami mendukung untuk liga profesional sepakbola kita tetap lanjut, asal otoritas sepakbola dan pemerintah harus menentukan prioritas,” ucap Amal Ganesha, pendiri sekaligus direktur Ganesport Institute.

“Prioritas utama tetap kesehatan, sepakbola harus tetap punya tanggung jawab sosial agar pandemi corona ini ditekan penyebarannya. Implikasinya, protokol untuk Covid di Liga 1 dan Liga 2 [jika dilanjutkan] harus jelas, terukur dan serius,” tutur dia.

“Prioritas kedua adalah pergerakan ekonomi sepakbola. Jika liga jalan dengan hak siarnya, maka efek multiplier-nya akan baik untuk para pemangku kepentingan. Yang ketiga baru masalah prestasi olahraga,” pungkasnya.

Sementara itu, peneliti di Ganesport Institute yang juga dosen manajemen olahraga di Prasetiya Mulya Business School, Irman Jayawardhana, menuturkan pentingnya kekompakan antarpemangku kepentingan.

“Ada baiknya para stakeholder kunci tidak berjalan sendiri-sendiri dalam membuat keputusan. Kita bisa lihat ketika liga dan klub sudah sepakat untuk melanjutkan kompetisi pada 1 November, namun belum ada izin Polri yang turun, artinya koordinasi antar pemangku belum kohesif,” kata Irman.

“Kenapa sih pemerintah, liga, asosiasi, dan Polri tidak duduk bareng dalam mengambil keputusan untuk kelanjutan liga sepakbola kita?,” lanjut dia.

“Tentu, kita berharap liga terus berjalan agar bisnis dan industri terkait terus bergerak, namun bila mau tunjuk-tunjukan atau salah-salahan pasti tidak ada habisnya. Ada baiknya semua duduk rembuk buat satu suara dari segi aturan terkait latihan, random test, dan protokol lain terkait mitigasi pandemi Covid-19,” tambahnya.

Reaksi juga terus datang dari pemain. Nada kecewa dan harapan terus diapungkan di tengah persiapan tim masing-masing sembari menunggu kelanjutan kompetisi.

“Mau sampai kapan liga diundur terus? Kasihan klub, pemain, ofisial, pelatih, dan elemen klub lainnya, terkatung-katung,” ucap kiper Madura United dan timnas Indonesia, Muhammad Ridho.

“Lebih cepat lebih baik. Selesaikan Liga 1 musim 2020. Kan masih banyak opsi, bisa dengan format satu putaran atau dibagi dua wilayah. Ya, itu agar kami-kami ini bisa fokus untuk kompetisi musim 2021,” kata eks kiper Borneo FC itu.

Adapun Liga 1 musim 2020 terhenti saat kompetisi baru memasuki pekan ketiga. Persib Bandung tengah berada di puncak klasemen dengan koleksi sembilan poin, unggul tiga angka dari Bali United yang menempati urutan kedua.

Most Popular

To Top