livescore
Berita Bola

Frank Lampard Marah Jose Mourinho Ejek Antonio Rudiger



Mourinho menganggap Rudiger terlalu cengeng sebagai lelaki. “Saya harap Rudiger akan sembuh dari patah tulang rusuk,” sindir Mou dalam sesi temu pers.

Manajer Chelsea, Frank Lampard, tidak senang atas klaim Jose Mourinho yang menyebut bahwa reaksi Antonio Rudiger dianggap berlebihan sehingga memicu wasit mengusir Son Heung-min.

Chelsea sukses mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 pada lanjutan Liga Primer Inggris di Tottenham Hotspur Stadium, akhir pekan lalu.

Spurs tertinggal dua gol sejak babak pertama. Laga semakin sulit bagi tuan rumah seusai Son dikartu merah pada menit ke-62, yang didahului pengecekan via VAR, pasca-mencoba menendang Rudiger.

Sejurus kemudian, Rudiger jatuh sambil mengerang kesakitan. Mou pada sesi jumpa pers setelah laga, mengatakan dengan sarkastis bahwa aksi bek Chelsea itu cuma pura-pura.

“Dalam insiden ini ketika dia [Rudiger] menjadi korban yang adalah masalah besar [rasisme], saya pikir mempertanyakan integritasnya pada waktu kejadian adalah hal mengecewakan,” ucap Lampard, Selasa (24/12).

“Cukup universal, tentu saja apa yang saya dengar dalam komentar dan refleksi pasca-pertandingan adalah bahwa insiden Son adalah kartu merah.”

“Itu memang tidak brutal, tetapi itu adalah hal naluriah yang sudah pasti dikartu merah paa era sekarang.”

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Jelas sekali itulah masalahnya. Saya tidak akan mempertanyakan integritas Toni [Rudiger] mengenai hal itu.”

“Jadi, saya benar-benar membela Toni,” pungkasnya.

Imbas kartu merah tersebut, Son dihukum larangan bermain selama tiga laga. Artinya, pemain asal Korea Selatan itu bakal absen dalam periode padat Natal dan Tahun Baru ini.

Most Popular

To Top