livescore
Berita Bola

Frank Lampard Dinilai Berhasil Atasi Kepergian Eden Hazard Di Chelsea



Frank Lampard dipandang sukses membuat para pemain mudanya tampil menonjol sepanjang musim ini hingga sosok Eden Hazard pun mulai terlupakan.

Frank Lampard cukup berhasil mengatasi kepergian Eden Hazard dari tubuh Chelsea di musim 2019/20. Begitu menurut penilaian legenda klub, Gianfranco Zola.

Sang manajer sepanjang musim ini memang lebih mengedepankan untuk memainkan para pemain muda The Blues. Hasilnya, Lampard menutup musim di peringkat empat besar klasemen akhir Liga Primer Inggris dan mereka berpeluang merengkuh trofi Piala FA, di mana Chelsea akan berhadapan dengan Arsenal di partai puncak akhir pekan ini.

Hazard sendiri memutuskan untuk angkat kaki di musim panas lalu setelah menerima pinangan dari Real Madrid.

Chelsea baru saja mendaratkan sosok-sosok potensial macam Hakim Ziyech dari Ajax, striker RB Leipzig Timo Werner dan mungkin bintang Bayer Leverkusen Kai Havertz. Tetapi bagi Zola, Lampard terbilang berhasil mengatasi kekosongan yang ditinggalkan Hazard sejak awal musim.

Lebih lanjut, sang legenda optimistis dengan laju The Blues di tangan Lampard, yang tak lain juga merupakan legenda klub yang cukup sukses di Stamford Bridge ketika menjadi pemain.

“Chelsea bermain dengan cukup bagus, mengingat mereka memiliki banyak pemain muda di dalam tim meski mereka kehilangan pemain yang sangat berpengaruh, yakni Eden Hazard,” kata Zola kepada Daily Mail.

“Chelsea adalah klub yang sangat menuntut. Mereka perlu berada di Liga Champions dan mereka harus memenangkan banyak trofi karena inilah yang dicapai klub dalam beberapa kesempatan,” tandas pria Italia tersebut.

Zola sempat menjadi asisten pelatih Maurizio Sarri ketika pelatih Juventus itu berada di bench Stamford Bridge musim 2018/19. Namun kepergian eks juru taktik Napoli itu di musim panas lalu membuat Zola mau tidak mau ikut angkat kaki.

Namun Zola mengaku senang bisa menikmati jeda kompetisi yang cukup panjang di tengah musim 2019/20 ini akibat pandemi virus corona. Dia sendiri menatap untuk bisa segera kembali bekerja di balik layar suatu tim.

“Ini tahun yang cukup tenang,” tambahnya.

“Saya mengambil sedikit jarak [dari aktivitas sepakbola], saya perlu untuk melakukan itu dan saya senang bisa menjalaninya,” tutur pria berusia 54 tahun tersebut.

Most Popular

To Top