livescore
Berita Bola

Dokter Timnas Indonesia Sampaikan Saran Bila Kompetisi Kembali Digelar



Syarif menilai harus ada aturan ketat yang wajib dijalankan jika kompetisi kembali dilangsungkan.

Dokter timnas Indonesia Syarif Alwi, mengatakan mesti ada aturan ketat yang wajib dilaksanakan bila kompetisi kembali digelar. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona.

Liga 1 dan 2 sudah dihentikan sejak Maret lalu, akibat virus corona melanda tanah air. Akan tetapi, sampai sekarang kelanjutan kompetisi masih tanda tanya karena PSSI menunggu arahan dari pemerintah.

Skema kenormalan baru sudah disusun pemerintah yang terdiri dari beberapa fase. Sepakbola yang termasuk olahraga luar boleh dilakukan pada pertengahan Juni mendatang.  

“Jangan dianggap enteng, kenormalan baru justru risiko. Jadi kalau satu tim ada [terkena] virus corona, harus didrop timnya dari hotel dan dari pertandingan, dicek semua jangan ada pertandingan dulu. Risiko lebih besar, disiplin keras,” ujar Syarif.

Selain itu, Syarif menyampaikan sebelum kompetisi kembali dimulai seluruh peserta mulai dari klub, pemain wasit, mesti melakukan tes virus corona. Upaya tersebut untuk memastikan semuanya sehat.

“Ruang ganti, harusnya bisa 2 ruangan, besar ruanggannya agar jaga jarak, handuk satu kali pakai. Gelas disposable sekali minum buang. Botol minum kasih nama, itu saja,” ujarnya.

Berikut saran lengkap dari Syarif Alwi andai kompetisi kembali bergulir:

1. Pastikan semua peserta dan perangkat mereka sudah laksankan rapid test virus corona dan negatif. Handicap pembiayaan satu orang paling murah Rp950 ribu, kalau rapid test Rp300 ribu. Datang harus pakai masker

2. Kebersihan ruang ganti, air cuci tangan, sabun, Hand Sanitizer, tempat sampah itu harus siapkan untuk menunjang.

3. Alat latihan harus disemprot disinfektan.  

4. Bus tim bisa dua sampai tiga. Misal 50 orang, jadi 25.

5. Bikin tiga grup. Timur, Barat, Tengah.

Misalnya di Yogyakarta, satu hotel bisa 300 orang. kenapa di satu hotel? Biar monitoringnya gampang dan jelas aturan akan ketat. Kita ajarkan disiplin keras juga kepada polisi dan tentara. Klub bisa kontrol bujet, bisa kontrol semuanya. Pengeluaran jelas bisa dihitung dari awal kalau di satu tempat. Tidak perlu bolak-balik pakai penerbangan.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Hotel juga lagi sepi, bisa kita minta diskon. Makan diatur mereka, gizi pemain terpantau, satu pintu keluar (akses hotel) jadi aman. Gerak pakai masker.

Jangan dianggp enteng, new normal justru risiko. Jadi kalau satu tim ada [terkena] virus corona, harus didrop timnya dari hotel dan dari pertandingan, dicek semua jangan ada pertandingan dulu. Risiko lebih besar, disiplin keras.

Ruang ganti, harusnya bisa 2 ruangan, besar ruanggannya agar jaga jarak, handuk satu kali pakai. Gelas disposable sekali minum buang. Botol minum kasih nama, itu saja.

Most Popular

To Top