livescore
Berita Bola

Dijanjikan Balik Kandang, Persiba Balikpapan Berharap Pertamina Tak Ingkar


Sementara Milo merasa kecewa dengan tingkat kedisiplinan pemain saat dikalahkan Persipura.


LIPUTAN   ABRAHAM JOHAN     DARI   BALIKPAPAN   


Manajemen Persiba berharap PT Pertamina bisa memenuhi janji yang sudah disampaikan kepada wali kota Balikpapan Rizal Effendi terkait penggunaan Stadion Parikesit pada bulan depan.

Melalui akun instagram pribadinya, wali kota menyatakan Persiba bisa menggunakan Stadion Parikesit untuk laga kandang di Liga 1 2017 pada bulan depan setelah Pertamina RU V memberikan izin.

SIMAK JUGA: Persiba Tak Punya Peluang Main Di Parikesit

Rizal mengatakan, Persiba dapat menjamu Borneo FC pada 3 Juni, dan dua pekan berikutnya menyambut kedatangan Bhayangkara FC. Namun kepastian itu masih menunggu surat resmi dari Pertamina. Menurut manajer pemasaran Persiba Yaser Arafat, Pertamina akan mengirimkan surat izin hari ini.

“Kami akan usahakan sebaik mungkin, bagaimana kami bisa main dan pulang ke Balikpapan, menghibur masyarakat Balikpapan, dan butuh kemenangan demi kemenangan,” ujar Yaser.

“Tapi itu tergantung surat Pertamina besok [hari ini] yang mereka janjikan. Kalau mereka masih peduli terhadap hiburan masyarakat Balikpapan, seharusnya tidak ada alasan lagi.”

SIMAK JUGA: Persipura Benamkan Persiba Balikpapan

Sementara itu, pelatih Persiba Milomir Seslija menyoroti ketidakdisplinan pemain yang mengakibatkan mereka menelan kekalahan 2-0 dari Persipura Jayapura di Stadion Gajayana Malang, Senin (22/5) malam WIB.

“Setiap kali kami mendapat peluang, kami kehilangan bola. Gol juga karena ksesalahan kami sendiri, pemain-pemain kurang disiplin, mereka tidak ada di posnya masing-masing, sehingga kesalahan kami ini membuat mereka mendapatkan dua gol,” beber Milo.

“Dua pemain impor [Dirkir Kohn Glay dan Anmar Almubaraki] kami tidak bermain. Satu pemain gelandang Ilham [Irhaz] dalam kondisi sakit. Ini memengaruhi kondisi tim.”

SIMAK JUGA: Marlon Abaikan Absen Boaz Solossa

Milo menambahkan, Persiba mampu merepotkan Persipura, dan mendapat sejumlah peluang. Hanya saja, buruknya penyelesaian akhir menjadi faktor kegagalan mereka mencetak gol.

“Sebenarnya kami punya peluang bagus di babak kedua, dua–tiga peluang, tapi sayangnya tidak berbuah gol. Kurang bagus penyelesaian akhir. Kami sempat mengusai permainan di babak kedua, tapi karena ketidakdisiplinan pemain, permainan tidak jadi berkembang. Intinya karena ketidakdisplinan pemain,” beber Milo. (gk-54)

 

Most Popular

To Top