livescore
Berita Bola

Daniele De Rossi Jelaskan Kisruh Di Tepi Lapangan


De Rossi sempat terekam kamera ketika terlibat ketegangan dengan staf kepelatihan Italia. Apa yang membuat suasana begitu panas?


OLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter


Daniele De Rossi memberi penjelasan terkait ketegangan yang terjadi antara dirinya dan Giampiero Ventura. Ternyata sebelum Italia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia, De Rossi menyarankan sang pelatih untuk menambah pasokan striker.

Gelandang Roma itu kedapatan murka di pinggir lapangan. Azzurri butuh gol, mengingat mereka kalah 1-0 dari Swedia di leg pertama, dan tak kunjung menjebol gawang lawan di leg kedua. Adapun Ventura malah meminta De Rossi untuk bermain.

Kabarnya, De Rossi berkata, “Mengapa harus saya yang main? Kita tak butuh hasil imbang di sini, kita butuh menang!”

Setelah akhirnya Italia gagal lolos, De Rossi angkat bicara. “Kami punya gelagat untuk melakukan pemanasan tiga pemain sekali, kemudian setelah lima menit, gantian tiga pemain lain yang melakukannya.”

“Saya hanya mengatakan bahwa laga sudah mendekati akhir dan kita harus menang, jadi utus striker untuk pemanasan. Saya menunjuk pada [Lorenzo] Insigne juga.”

“Bukan tergantung kepada saya ketika ada masalah taktik. Saya minta maaf jika saya menyinggung seseorang. Pada saat itu, saya hanya berpikir bahwa mungkin lebih baik Insigne yang bermain daripada saya.”

De Rossi juga menegaskan laga kontra Swedia akan jadi kali terakhirnya mengenakan seragam Azzurri. “Kami akan mulai kembali, seperti yang kami lakukan pada setiap momen yang mengecewakan.”

“Saya tak percaya kami pantas tersingkir setelah 180 menit, Swedia pantas dihargai atas performa mereka, tapi itu cukup imbang.”

“Sekarang, generasi selanjutnya siap terbang dan kami harus mulai dari mereka. Sungguh ini adalah momen yang sangat absurd dalam laga sepakbola. Ada atmosfer pemakaman di ruang ganti, padahal tak ada yang meninggal.”

“Saya telah berkeliling Coverciano dan seluruh dunia dengan jersey ini lebih dari sepuluh tahun, jadi untuk melepasnya untuk kali terakhir, rasanya aneh,” tandas De Rossi.

 

 

Most Popular

To Top