livescore
Berita Bola

Chris Sutton: Chelsea Sedang Krisis, Kai Havertz & Timo Werner Adalah Kekecewaan Besar



Sutton mencoret peluang Chelsea juara musim ini.

Chelsea adalah sebuah klub yang sedang krisis, demikian menurut Chris Sutton yang merasa musim the Blues dalam bahaya di bawah komando Frank Lampard. 

Stamford Bridge begitu bergairah setelah musim lalu berakhir, kiprah klub di bursa transfer membangkitkan rasa optimistis semua orang yang terkait dengan Chelsea, sayang belakangan situasinya bertolak belakang. 

Setelah mencatat 17 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi, Chelsea tumbang 1-0 dari tangan Everton di Goodison Park pada 12 Desember dan sejak saat itu mereka terus merosot. 

Pasukan Lampard hanya mengoleksi empat poin dari empat pertandingan berikutnya sehingga sekarang tertinggal enam poin dari Liverpool yang masih punya satu laga di tangan. 

Sutton khawatir posisi Lampard sekarang benar-benar dalam ancaman jika dia gagal memutar situasi di Stamford Bridge. 

“Sekarang ini Chelsea sedang krisis, karena performa mereka di bawah ekspektasi,” ujar mantan bomber Chelsea itu pada BBC Radio Five Live. 

“Mereka datar dan karena itu Frank butuh kemenangan dengan cepat di pertandingan ke depan, karena itu bisa dilakukan. Seperti yang kita ketahui, Chelsea sekarang menjadi buruk.”

“Suka atau tidak, ini musim yang berbeda untuk Frank. Tekanan mulai datang; dia telah menghabiskan banyak uang. Sekarang tekanannya datang.”

“Saya tidak ingin terburu-buru menghakimi Chelsea dan Frank karena jika mereka menang tiga beruntun, maka mereka akan berada di peringkat dua dan kita semua bakal bertanya ‘apakah mereka bisa juara?’ dan begitulah keadaannya.”

“Saya sendiri tidak merasa Chelsea bisa juara. Mereka harus kembali ke permainan terbaik dan menemukan ritme.”

The Blues berinvestasi £127,5 juta untuk mendapatkan Timo Werner dan Kai Havertz, namun keduanya gagal gemilang seperti saat memperkuat RB Leipzig dan Bayer Leverkusen. 

Sutton mengatakan Lampard akan terus disentil jika dia gagal mengeluarkan kemampuan terbaik kedua bintang asal Jerman tersebut. 

“Timo Werner adalah kekecewaan besar, begitu juga Kai Havertz. Ketika Anda menghabiskan uang besar, makan tekanan ada di Frank pada musim ini.”

“Saya tidak berpikir Frank yang bertanggung jawab atas kebijakan transfer Chelsea. Saya pikir mereka ada semacam komite transfer. Untuk adilnya, Havertz adalah pemain muda dan sangat berbakat tetapi kita belum melihat itu di Chelsea.”

“Werner adalah kekecewaan yang lebih besar. Dia membuang sejumlah kesempatan besar. Saya tahu dia bisa bermain dalam sejumlah posisi, tetapi saya hanya membayangkan dia sebagai striker,” tandasnya.

Most Popular

To Top