livescore
Berita Bola

Borneo FC Berharap Klub Tak Digantung Lagi


Farid berharap PSSI dan PT LIB membantu finansial klub akibat penundaan kompetisi.

Manajemen Borneo FC berharap PSSI maupun operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak menggantung klub Liga 1 dengan keputusan yang berubah-ubah pada awal tahun depan seperti terjadi sekarang.

PSSI sebelumnya telah memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020 pada Oktober, namun terpaksa mengalami penundaan akibat terbentu perizinan dari kepolisian dengan alasan pandemi virus Corona, dan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada awal Desember.

Induk organisasi sepakbola nasional itu selanjutnya menjaga asa klub dengan menyatakan berharap kompetisi dapat digulirkan pada November. Bahkan PSSI dan PT LIB melakukan pertemuan luar biasa, dan mendeklarasikan kompetisi dilanjutkan November.

Lagi-lagi harapan itu sirna, karena kepolisian bersikukuh tidak memberikan izin. PSSI akhirnya memutuskan menunda Liga 1 hingga awal tahun 2021, kendati tidak diberikan bulan yang pasti untuk menjalankan kompetisi.

Manajer Borneo FC Farid Abubakar merasa lega akhirnya mendapatkan kepastian penundaan kompetisi. Hanya saja, Farid meminta PSSI maupun PT LIB mendapat kepastian dari kepolisian terlebih dulu sebelum kembali mengumumkan lanjutan liga.

“Alhamdulillah sudah ada kejelasan tahun ini dipastikan tidak ada. Harapan kami di tahun depan, sebelum betul-betul dimulai kembali, sudah ada kejelasan baik izin kepolisian, jadwal, protokol kesehatan, format pertandingan, subsidi, dan semua yang berkaitan dengan kompetisi,” tutur Farid dilansir laman resmi klub.

Kendati merasa lega, Farid mengakui klub kini menghadapi masalah baru dari sisi finansial. Sebab, manajemen tetap harus membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial agar klub dapat mempertahankan tim.

Di lain sisi, manajemen juga tidak mendapatkan pemasukan memadai, karena kompetisi tidak digulirkan. Farid berharap PSSI dan PT LIB dapat mencarikan solusi untuk membantu klub mengatasi permasalahan ini.

“Dengan keputusan resmi ini, klub mengalami kerugian cukup besar. Makanya kami meminta PSSI bisa membantu finansial klub-klub yang sedang mengalami kesulitan ini,” ucap Farid.

“Semua memang merasakan dampak pandemi Covid-19 ini. Tapi saya pikir ada harapan dari induk sepakbola kita membantu keuangan klub saat ini, sembari persiapan menuju kompetisi tahun depan.”

Manajemen Borneo FC sebelumnya telah meliburkan tim dari kegiatan latihan hingga batas waktu belum ditentukan. Latihan kembali digelar jika manajemen sudah memperoleh kepastian kompetisi.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!

Most Popular

To Top