livescore
Berita Bola

Bek Persib Bandung Pilih Ciptakan Euforia 2014 Dibandingkan Uang


Kuipers mengungkapkan keinginannya itu muncul setelah melihat foto selebrasi Persib menjadi juara musim 2014.

Bek Persib Bandung Nick Kuipers mengungkapkan ambisinya membuat publik sepkbola Kota Kembang berpesta pada musim ini seperti yang pernah mereka rasakan ketika menjadi kampiun Indonesia Super League (ISL) 2014.

Kontrak Kuipers dan penggawa Persib lainnya akan selesai pada akhir tahun ini. PSSI menyatakan lanjutan Liga 1 2020 akan dimulai pada 1 Oktober, dan berakhir pada Februari. Keputusan itu membuat pemain Maung Bandung mesti merevisi kontrak mereka.

Manajemen Persib berencana melakukan renegosiasi kontrak agar pemain tetap bisa tampil di sisa kompetisi. Namun Kuipers mengaku belum memikirkan untuk hengkang ke klub lain di kawasan Asia bila kontraknya selesai. Alasannya, Kuipers telah melihat pesta masyarakat Bandung ketika Persib tampil sebagai juara di 2014.

Peluang Persib untuk mewujudkan ambisi menjadi kampiun terbuka, mengingat mereka memperlihatkan performa sempurna di tiga pertandingan awal dengan menyapu bersih kemenangan.

“Banyak yang bilang sepakbola dan finansial di negara Asia lainnya lebih baik, tapi tidak ada yang lebih gila dibandingkan di sini. Yang menjadi pertanyaan: Apakah yang Anda kejar? Kegilaan dan stadion yang penuh, atau mendapatkan uang lebih banyak?” kata Kuipers diwartakan laman Voetbal Zone.

“Saya sudah lihat foto-foto tentang apa yang terjadi saat menjadi juara di sini. Anda akan mendapat gambaran seperti ketika klub besar di Eropa menadi juara. Setiap sudut kota dan jalanan dipenuhi ratusan ribu orang. Pengalaman seperti itu yang menjadi target saya [sekarang].”

Kegilaan itu sudah terlihat ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di Bandung bersama pemain asal Belanda lainnya, Kevin van Kippersluis. Fans selalu memminta tanda tangan atau foto bersama. Kuipers pun mengaku sudah mempunyai siasat agar kondisi tersebut tidak terjadi setiap hari.

“Saat Anda pergi ke tempat yang sama, orang akan mengenali Anda, dan mereka akan membiarkan Anda, karena sudah pernah berfoto bersama atau meminta tanda tangan. Tapi jika Anda pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi, Anda akan mengalami situasi yang berbeda. Namun saya tidak keberatan dengan itu, karena menyenangkan,” beber Kuipers.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Hanya saja, pandemi virus Corona membuat semuanya berubah. Setidaknya, pemain berusia 27 tahun ini tidak perlu sembunyi-sembunyi, karena wajahnya tertutup masker dan topi.

“Saya selalu memakai masker dan topi, jadi keadannya lebih tenang. Mungkin juga orang-orang tidak berani meminta. Klub juga melarang pemain swafoto dengan fans demi kesehatan. Tapi dengan rencana bergulirnya kembali liga, situasi itu mulai terjadi lagi,” ucap Kuipers sambil tertawa.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!

Most Popular

To Top