livescore
Berita Bola

Bayern Munich Hanya Salah Satu Kekalahan Terburuk, Barcelona Ternyata Pernah Dibantai 11 Gol!



Orang-orang menilai pembantaian 8-2 oleh Bayern Munich jadi kekalahan terburuk dalam sejarah Barcelona. Ternyata ada yang lebih dari skor ini!

Kekalahan memalukan dari Bayern Munich dengan skor 8-2 di babak perempat-final Liga Champions ternyata bukanlah hasil terburuk dalam sejarah Barcelona.

Laga di Estadio da Luz Jumat malam lalu jadi yang pertama kalinya dalam 74 tahun bagi Barca di mana mereka kebobolan hingga delapan gol dalam satu pertandingan. 

Kemenangan mencolok Bayern hanyalah salah satu dari deretan kekalahan paling memalukan yang pernah dialami klub Catalans. Ternyata, Barca pernah dua kali tumbang dengan skor 11-1 pada periode 1940-an.

Deretan kekalahan paling memalukan dalam sejarah mereka itu datang saat menghadapi laga el Clascio kontra rival abadi Real Madrid di Copa del Rey edisi 1943.

Setelah memenangkan leg pertama semi-final 3-0, Barcelona benar-benar dibuat babak belur di perjumpaan kedua setelah takluk 11-1.

Tiga tahun sebelumnya, Barca mengalami kekalahan dengan skor identik dari Sevilla. Sempat memimpin di menit kedelapan, dalam rentang satu jam antara menit ke-23 dan 83, Sevilla sukses mempreteli Barca 11 gol.

Di akhir musim, Barcelona mengakhiri kampanye La Liga di posisi keempat, satu tingkat di atas Sevilla yang finis sebagai lima besar.

Di edisi 1935, Barcelona juga ditumbangkan dengan skor mencolok, 8-2, oleh Real Madrid, di mana Fernando Sanudo mencetak quat-trick, terbanyak oleh satu pemain dalam satu laga antara kedua tim ini.

Jumat kemarin, tampaknya tak akan ada “pertumpahan darah” saat bentrok dengan Bayern ketika bek David Alaba membuat gol bunuh diri di menit ketujuh, menetralkan keadaan setelah gol cepat Thomas Muller 180 detik lebih awal.

Tapi tiga gol Bayern – oleh Ivan Perisic, Serge Gnabry dan Muller – sebelum jeda membuat jawara Bundesliga ini dalam posisi sangat menguntungkan.

Luis Suarez sempat memberi Barcelona harapan untuk comeback berkat golnya 13 menit setelah babak kedua berjalan. Nahas, Joshua Kimmich mencetak gol bagi Bayern untuk lantas memadamkan spirit Los Blaugrana.

Antara menit ke-82 dan 99, Bayern mencetak dua gol melalui Philippe Coutinho dan sebiji torehan dari Robert Lewandowski untuk menghadirkan malam paling mengerikan dalam sejarah Barca.

Musim ini, bisa dibilang jadi yang paling kelam bagi Barca karena tak satu pun trofi bisa mereka raih sejak kampanye musim 2007/08.

Most Popular

To Top