livescore
Berita Bola

Barito Putera Siapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan


Hasnuryadi berharap pemain dapat mematuhi aturan demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

Manajemen Barito Putera tidak ingin mengambil risiko perjalanan mereka dalam lanjutan Liga 1 2020 terganggu kondisi pemain, sehingga menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Lanjutan Liga 1 memang digelar di tengah meningkatnya grafik penyebaran virus Corona yang setiap hari bisa mencapai ribuan kasus. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari manajemen Barito Putera.

Apalagi ketika mengikuti lanjutan Liga 1 selama lima bulan, pemain akan berjauhan dari keluarga mereka, dan tidak menutup kemungkinan keluar dari tempat penginapan, karena bakal merasakan jenuh. Manajemen pun melakukan langkah antisipasi untuk mencegah hal itu terjadi.

CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman mengutarakan, pihaknya akan menerapkan peraturan secara tertulis mengenai protokol kesehatan bagi para pemain. Sanksi tegas pun menanti pemain yang kedapatan melanggar.

Hasnuryadi tidak ingin pengalaman asisten pelatih Yunan Helmi yang dinyatakan positif Corona beberapa waktu lalu terjadi lagi. Hasnuryadi berharap pemain dapat mematuhi aturan, dan menghindari aktivitas di luar kepentingan klub demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

“Segera dibuat [aturan tertulis mengenai protokol kesehatan]. Menurut saya seharusnya perlu ada hukuman kalau mereka tidak melaksanakan itu, supaya mereka lebih hati-hati lagi,” tegas Hasnuryadi dilansir laman resmi klub.

“Saya pikir kejadian coach Yunan adalah pengalaman yang sangat berarti yang membuat mereka lebih hati-hati. Saya juga sudah komunikasi dengan beberapa pemain sebelum mereka kumpul di Yogyakarta, mereka seolah seperti trauma dan sangat ketakutan.”

Ketakutan itu, lanjut Hasnuryadi, muncul ketika PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengumumkan Liga 1 2020 akan dilanjutkan. Bahkan Barito Putera sempat menolak keputusan tersebut, karena dianggap membahayakan keselamatan dan kesehatan seluruh tim.

Kendati demikian, pemain akhirnya bersedia tetap memperkuat Barito Putera setelah manajemen melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Mereka pun bersedia menandatangani pembaharuan kontrak, meski di tengah risiko yang sangat tinggi.

“Malah mereka sempat bicara seandainya bisa untuk tidak ikut bermain, mereka memilih tidak ikut. Tetapi tidak begitu. Kami ini keluarga, sehingga tetap membela Barito. Ini untuk kebanggaan Banua, dan mereka juga profesional karena ada kontrak yang dipenuhi,” beber Hasnuryadi.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!

Most Popular

To Top