livescore
Berita Bola

Barcelona Menanti, Tak Ada Alasan Untuk Meratap Bagi Inter Milan


Roma menghentikan catatan kemenangan beruntun Inter yang juga untuk pertama kali gagal mencetak gol di sebuah pertandingan pada musim ini.

Keberhasilan AS Roma menahan Inter Milan 0-0 dini hari tadi untuk membawa pulang satu poin dari Giuseppe Meazza besar kemungkinan akan membuat sang tuan rumah kehilangan status Capolista Serie A Italia 2019/20 di Giornata 15. 

Tambahan satu poin hanya membuat La Beneamata terpisah dua poin dari Juventus dan andai Bianconeri sanggup menaklukkan Lazio dini hari nanti mereka akan menguasai lagi klasemen yang sempat direbut Inter. 

Hasil imbang ini tentunya mengecewakan bagi pasukan Antonio Conte yang sebelumnya berharap bisa lebih ‘bersantai’ di puncak klasemen kompetisi domestik sambil menatap duel penentuan lawan Barcelona di Liga Champions.

Dini hari tadi kegarangan Inter yang punya torehan mentereng 31 gol dari 14 pertandingan Serie A musim ini tidak terlihat dan aksi Antonio Mirante di bawah mistar gawang juga punya andil besar, peluang demi peluang berhasil diredam oleh kiper pelapis ini hingga tidak lagi bisa dihindari, untuk pertama kali di Serie A pada musim ini mereka gagal mencetak gol di sebuah pertandingan.

Tetapi jika kita melihat lebih jauh lagi, Roma sejatinya memang tes berat untuk Inter sebelum menatap Barcelona di Liga Champions. 

Menjadi sebuah faktanya, tim ibu kota Italia tersebut punya catatan pertahanan terbaik di Serie A dalam delapan pertandingan terakhir dan gawang mereka hanya kebobolan dua di enam penampilan terkini. 

Keluhan demi keluhan yang dilontarkan oleh Antonio Conte belakangan ini mungkin ada benarnya. Skuad yang terbilang tipis, untuk kemudian diperburuk oleh jadwal padat memang berpotensi merusak tim dan sialnya hal tersebut terjadi di saat Inter begitu membutuhkan poin dan perlu suntikan moral sebelum menjalani duel krusial di pertengahan pekan. 

Jika melihat kiprah Inter sejauh ini Conte sejatinya punya hak untuk menepuk dada karena dia berhasil membangkitkan Inter sekaligus membawa mereka ke jalur yang tepat untuk meruntuhkan kerajaan si Nyonya Tua di Italia. 

Sayangnya setelah sederet performa impresif,  dini hari tadi mereka dibawa lagi ke bumi oleh Giallorossi. Performa duet Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku yang selalu menjadi momok setiap lawan seperti tak bertaji karena kombinasi membuang peluang ditambah gemilangnya kiper Antonio Mirante membuat Il Biscione gigit jari. 

Kecewa? Pasti, tetapi ini bukan alasan dan waktu yang tepat bagi Nerazzurri untuk meratapi kegagalan karena di depan mata mereka duel lawan Barcelona di Liga Champoions sudah menanti. Ya, Inter harus menang atas jawara sepakbola Spanyol tersebut untuk memastikan diri melaju ke fase gugur. 

Meski demikian Inter juga punya segudang alasan untuk menjaga rasa optimistis di kancah Eropa tersebut dengan satu alasan yang mudah yaitu Antonio Conte. 

Ya, taktik jitu yang disempurnakan semangat luar biasa dari mantan pelatih Juventus itu menular dengan cepat ke dalam skuad Inter yang disebutnya sendiri compang-camping pada musim ini. 

“Kesalahan besar telah dilakukan dalam perencanaan musim ini. Saya muak mengatakan ini secara terus menerus,” kata Conte. 

“Saya tidak peduli Januari atau Februari. Kamis seharusnya mempersiapkan tim dengan lebih baik. Ketika tampil baik, kami sudah membuktikan bisa merepotkan lawan namun para pemain ini bermain tanpa henti.”

“Kami tidak bisa tampil di Serie A dan Liga Champions dan secara konstan mengeluarkan segalanya. Saya muak karena tidak bisa melakukan lebih dari seperti sekarang. Kami telah menyentuh limit.”

“Saya harap direktur klub datang ke sini dan mengatakan hal-hal yang sama.”

Meski demikian apa yang terjadi di tengah lapangan telah menggambarkan semua tentang kehebatan sang pelatih. Pasukan Nerazzurri pada musim ini terlihat berbeda dari sebelum-sebelumnya dan para pemain  bersedia memberikan segalanya untuk memenuhi keinginan sang pelatih. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Terbukti, selain punya catatan gol mentereng seperti yang telah disebutkan di atas, Inter juga punya benteng pertahanan yang kukuh. Pasukan Conte baru kebobolan 13 gol dari 15 pertandingan Serie A.

… dan karena alasan itu juga, Inter dan para loyalisnya tidak perlu menangisi hasil melawan Roma dan merasa pestimistis, karena Conte pasti sudah memegang strategi untuk melambungkan tim besutannya pada musim ini di semua kompetisi! 

Ingin menonton langsung aksi tim dan pemain idola kamu? Unduh saja aplikasi MAXstream di smartphone kamu dan nikmati kompetisi top seperti Serie A, LaLiga, Ligue 1, dan Major League Socer. Ikuti tautan ini untuk mendapatkannya.

Most Popular

To Top