livescore
Berita Bola

Arsenal Juara Piala FA, Mikel Arteta Kirim Pesan Berkelas Ke Pep Guardiola



Mikel Arteta tak akan pernah melupakan pengaruh besar Pep Guardiola terhadap keberhasilannya jadi seorang manajer.

Mikel Arteta tak serta merta melupakan sang guru, Pep Guardiola, setelah membawa Arsenal juara Piala FA, yang merupakan trofi perdananya sebagai manajer. Selepas seremoni juara, mantan gelandang Arsenal itu mengirim pesan berkelas kepada sosok yang telah berjasa membuatnya jadi pelatih kepala.

Sepasang gol Pierre-Emerick Aubameyang membantu Arsenal menyudahi perlawanan Chelsea dalam kemenangan 2-1 di Wembley.

Arteta, yang diberi oleh Guardiola pekerjaan pertamanya di dunia manajerial, mengabdi bagi pria 49 tahun itu sebagai asisten pelatih Manchester City selama tiga musim.

Arteta kemudian meninggalkan Etihad Stadium untuk kembali ke Arsenal, menjabat sebagai pelatih kepala pertama kalinya tahun lalu. Secara mengejutkan, Arteta berhasil menendang sang mantan bos di semi-final Piala FA yang kemudian membuka jalan baginya untuk merengkuh gelar juara di kompetisi tertua Inggris itu.

Setelah meraih trofi mayor pertamanya sebagai pelatih kepala di klub dan menjadi titel ke-14 Arsenal di Piala FA, Arteta menyampaikan terima kasih besarnya kepada keluarga, tak terkecuali sang mantan mentor, Guardiola.

“Saya sangat merindukan keluarga saya, mereka sepanjang waktu bersama saya,” tutur Arteta kepada BT Sport.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada Pep, saya sekarang manajer karena jadi bagian penting darinya. Saya tak boleh melupakan ini,” lanjut Arteta.

Sebelumnya, Arteta memuji Guardiola atas pengaruh yang diberikan dia pada dirinya jelang City dan Arsenal bentrok di Liga Primer Inggris Juni lalu.

“Ya, dia menginspirasi saya sejak saya berusia 15 tahun dan kami berjumpa di Barcelona, keduanya sebagai pemain,” kata Arteta sebelum kekalahan 3-0 di laga itu.

“Dalam karier melatih saya dan kehidupan personal saya, dia memiliki pengaruh yang sangat besar,” sambungnya.

“Jika saya harus membicarakan bagaimana kepribadiannya, nilai-nilainya, cara dia memperlakukan saya dan bagaimana dia berurusan dengan para pemain dan staf di sekitar dia, sungguh fenomenal,” urai Arteta.

“Sebagai seorang pelatih, saya belajar banyak darinya, kami melalui deretan momen yang luar biasa bersama, juga saat-saat yang sulit. Tapi pengalaman berada di sampingnya sungguh fantastis,” tandas Arteta.

Christian Pulisic membawa Chelsea lebih dulu unggul saat laga baru berumur lima menit, tapi Aubameyang menyamakan skor dari sepakan penalti di babak pertama sebelum gol solonya di paruh kedua menentukan gelar juara Piala FA bagi Arsenal.

Trofi Piala FA jadi pelipur lara bagi Arteta dan skuadnya setelah mereka menuntaskan kampanye Liga Primer Inggris musim 2019/20 di peringkat kedelapan.

Most Popular

To Top