livescore
Berita Bola

Ancaman Boikot Piala Dunia 2018 Bertambah



Dua negara sekutu Inggris, Australia dan Islandia, ikut mengancam akan memboikot Piala Dunia 2018 Rusia.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter


Menyusul merenggangnya hubungan diplomatik antara Inggris dan Rusia, dua negara peserta Piala Dunia 2018 lain ikut mengancam akan memboikot penyelenggaraan turnamen sepakbola terbesar itu.

Tensi politik Inggris dan Rusia meningkat setelah insiden di Salisbury ketika Pemerintah Inggris menduga seorang mantan perwira intelijen dan putrinya diduga diracun oleh Rusia. Insiden ini mengundang Inggris dan para negara sekutunya berbondong-bondong melancarkan aksi pengusiran 130 perwira intelijen Rusia dari negara masing-masing.

Tidak terkecuali Australia yang memulangkan dua diplomat asal Moskwa. Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Julie Bishop membuka kemungkinan negaranya memboikot Piala Dunia yang akan digelar di Rusia, mulai Juni nanti.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Inggris dan negara-negara sekutu lainnya serta para mitra perihal masalah ini sebagai langkah merespon perkembangan racun saraf di Salisbury,” jelasnya, Selasa (27/3).

“Sejumlah respon lain dapat ditempuh. Salah satunya adalah memboikot Piala Dunia.”

Sehari sebelumnya, Islandia menyatakan takkan mengirim perwakilan pemerintahan ke Piala Dunia.

“Salah satu tindakan yang ditempuh Islandia adalah penundaan secara temporer seluruh dialog bilateral dengan pemerintah Rusia. Salah satu konsekuensinya, para pemimpin Islandia takkan menghadiri Piala Dunia di Rusia musim panas ini,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Islandia dilansir Reuters.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Melalui akun Twitter miliknya, mantan presiden FIFA Sepp Blatter telah menghimbau agar kepentingan sepakbola dipisahkan dari agenda politik.

Most Popular

To Top